Tattooed Heart

tattooed heart (2)

TATTOOED HEART

 

.

|| AU, Romance — Double Drabble — PG-17 ||

.

starring Dok2Jay Park, and OCs

//


Even if I already look at your face again and again,
whenever I close my eyes at night I still miss you.”

Suara air pancuran kamar mandi menjadi suara pertama di pagi hari yang terdengar dalam kamar apartment berukuran 40×50 meter yang ditinggali oleh seorang lelaki Asia berambut hitam dengan postur tubuh sedang —normal untuk ukuran tubuh orang Asia.

Cermin kamar mandi yang berembun seolah memberitahu hawa panas yang terpancar keluar dari air pancuran. Sesekali juga terdengar suara rintihan si lelaki setiap kali air mengenai punggungnya dan memberikan efek seperti pijatan menumbuk.

Bagi lelaki penyendiri itu, malam yang dilaluinya kemarin sangatlah panjang. Bintang-bintang yang berkerlap-kerlip di langit semalam tidak membantunya terlelap malahan, mereka membuatnya semakin terjaga.

Bunyi telepon genggam yang menyerupai sirine mobil pemadam kebakaran berhasil mencuri perhatiannya yang sedari tadi menatapi sosoknya sendiri di cermin. Benda berwarna hitam itu diangkatnya dari meja wastafel yang terbuat dari marmer kemudian didekatkan pada telinga kirinya yang dipenuhi oleh tindikan tak bermakna.

“Halo?” Terdengar suara dari seberang telepon.

Desahan lolos dari kedua bibir si lelaki yang semula terkatup rapat, “hey. Sudah sampai?”

“Iya, baru saja sampai, chagiya.”

“Kapan kau kembali, Eunjung-ah? Aku merindukanmu.”

Gelak tawa lawan bicara si lelaki terdengar cukup keras, “astaga, chagiya! Kau ‘kan mengantarku ke bandara semalam.”

 

//


“Be in need of me as much as I need you.
This is how much I want you.”

Sinar rembulan yang masuk melalui celah jendela membuat secara samar-samar suara-suara desahan yang terdengar di dalam kamar hotel itu masuk akal. Sesekali erangan terdengar jelas namun tidak cukup keras untuk membangunkan orang-orang yang menginap di kamar-kamar sebelah.

Peluh membasahi kening kedua insan yang tengah bergumul di atas seprai putih di balik bedcover tebal yang menggelitik kulit sensitif keduanya. Si lelaki —yang mendominasi pergumulan— kemudian berhenti sejenak, memerhatikan sosok satunya yang terengah-engah di bawah kuasanya.

“Yeonjoo,” sebuah kecupan didaratkan pada tengkuk gadisnya, membuat yang dipanggil namanya melengguh pelan.

“Selesaikan strata dua-mu sesegera mungkin, ya?”

Sedikit gerakan pinggul si lelaki kembali membuat gadisnya melengguh.

“Setelah kau lulus nanti, kita menikah. Jangan membuatku menunggu lebih lama dari ini.”

 

FIN.

 


author’s note:
…………
Hahaha aku gak tahu mau ngomong apa selain: 1) Inspirasi untuk menulis fanfiksi ini didapatkan dari foto yang digunakan sebagai cover; 2) Dengan menulis fanfiksi ini serta menjadikan Dok2 sebagai salah satu cast bukan berarti aku suka sama dia; dan 3) Terserah bayangin aja sendiri mau yang mana Jay Park yang mana Dok2, sesuaikan saja dengan keinginan masing-masing

Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca fanfiksi ini ^^

Iklan

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s