Unconditional Love / Boo Seungkwan Ver.

Uncoditional Love (Seungkwan Ver) copy

UNCONDITIONAL LOVE

|| a drabble by atatakai-chan ||

starring
SEVENTEEN Seungkwan
and
OC Kim Haewon

Another “Unconditional Love” stories:
(Kim Haesol Ver.) (Hirai Momo Ver.)

“Love is not honey and sugar, but it gives us sweetness more than those.”

 

Bel tanda istirahat berbunyi dan para siswa berbondong-bondong keluar kelas. Beberapa menuju ke kantin, beberapa menuju ke lapangan. Ada yang pergi ke kelas sebelah untuk bertemu temannya, ada yang pergi ke atap gedung sekolah untuk menikmati waktu sendiri. Namun, bukan berarti ketika istirahat kelas menjadi kosong.

Pintu kelas 12-1 terbuka lebar menyebabkan suara demi suara yang berasal dari para siswa yang berada di lorong lantai terdengar.

Bagi Seungkwan jujur saja hal itu sedikit mengganggu. Ia beranjak dari tempat duduknya kemudian perlahan menutup pintu. Keadaan kelas langsung menjadi senyap. Yang terdengar hanya suara sayup-sayup yang berasal dari lapangan dan lorong.

“Haewon-ah! Apa kau sudah menonton Now You See Me 2?” Seungkwan menarik kursi dan menempatkannya berhadapan dengan kursi tempat Kim Haewon duduk.

Gadis berambut hitam itu mengalihkan pandangannya dari buku teks ke wajah Seungkwan. Ia menggelengkan kepalanya menandakan ia belum menonton film itu.

Seungkwan tersenyum menanggapi gelengan kepala Haewon. Ia menempatkan kedua tangannya di atas meja, menyentuh sudut-sudut meja yang terbuat dari kayu. Pandangannya tertuju ke lantai, entah apa yang dilihatnya.

Lelaki pemilik suara emas itu menghela napas sebelum mengangkat wajahnya menatap Haewon yang masih terpaku menatapnya, “kalau begitu…. Minggu ini kita nonton bersama yuk!”

Untuk beberapa detik Haewon tampak berpikir. Dan ketika Seungkwan berkata, “kumohon!” —oke, tepatnya ia memohon— Haewon tersenyum geli kemudian menganggukan kepalanya sebanyak dua kali, tanda ia setuju.

Banyak yang bilang Kim Haewon adalah gadis yang kurang menyenangkan karena ia tidak bisa diajak berbincang —bukan karena ia sombong tetapi karena ia adalah seorang tunawicara— meskipun begitu, bagi Seungkwan tidak masalah menghabiskan waktu berjam-jam tanpa berbincang karena cinta bukan hanya sekedar berbicara, ‘kan?

Iklan

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s