Scaredy-Cat

Scaredy Cat

Title : Scaredy-Cat

Length : Ficlet

Genre : AU, Slice of Lifeslight!Romance

Rating : G

Starring
OMG Mimi as Kim Mihyun
JJCC Simba as Kim Youngjin

“I might be a scaredy-cat, but I am not a coward like you.”

 

[Ini adalah fanfic debutku di OMGFI. Beberapa unsur dalam fanfic didasarkan pada event nyata yang terjadi dalam hidup seseorang.
Tulisan When I see you in my dreams menandakan flashback.

Selamat membaca]


 

Aku tidak bodoh.

Ini sudah yang kesekian kalinya kau melirik ke arahku. Kau pikir aku tidak punya mata sehingga aku tidak menyadari hal itu? Sejak semester lalu, kau selalu saja melirik ke arahku dari sisi lain ruang kelas ㅡatau bisa dibilang kau mencuri pandang padaku setiap kali aku tidak melihat.

Aku bukannya terlalu percaya diri, tapi, ayolah. Jangan bilang kau tidak ingat.

 

Ketika itu sedang waktu istirahat. Mayoritas mahasiswa berkumpul di kantin dengan teman-teman sambil menyantap makanan atau sekedar berbincang-bincang. Dari sekian banyaknya tempat duduk berjejer di kantin, sekelompok mahasiswa angkatan baru duduk berkumpul di bagian pojok kantin.

“Apa rasa pedasnya belum hilang Minseok?” Yang paling tinggi di antara mereka bertanya pada seorang mahasiswa berkacamata yang sedari tadi terus menegak air dari botol minum berwarna biru.

“Belum ‘nih, Youngjin! Sial. Mana air minumku sudah habis! Bagi air minummu dong!” 

Lelaki yang dipanggil Youngjin itu terkekeh seraya menyerahkan botol minum miliknya, “kalau habis makan yang pedas-pedas dengan air saja tidak akan hilang. Kalau mau kau sebaiknya minum yang manis-manis saja. Seperti itu.” Youngjin menunjuk ke arah perempuan yang duduk di sebelah Minseok.

Otomatis perempuan itu menoleh kepada Youngjin dengan tatapan bingung. Sedotan yang semula terjepit di antara kedua bibirnya terlepas. Setetes susu vanilla menetes keluar dari dalam sedotan itu.

 

Saat itu, aku merasa kau hanya menggodaku saja. Lagipula, aku tahu ‘kok yang kau maksud itu susunya, bukan aku. Tetapi kejadian-kejadian setelah itu lah yang membuatku tahu kau bukannya sekedar iseng.

 

“Hey, apa tempat duduk di sebelahmu kosong?”

Mihyun menganggukan kepala. Dan langsung saja Youngjin duduk di tempat duduk kosong itu. Jemarinya mengetuk-ngetuk meja, menghasilkan sebuah irama ketukan.

Irama ketukannya terhenti ketika Mihyun menoleh ke arahnya ㅡmemberikan sebuah tatapan yang ia tidak tahu apa maksudnya.

“Mwoya? Ada apa?” 

Kali ini, Mihyun menggelengkan kepala.

 

Enta sudah berapa lama aku menatap ke arahmu. Kenapa kau tidak berbalik dan memberikanku senyuman seperti ketika dulu mata kita bertemu? Apakah ini karena waktu itu? Apakah salah kalau aku menyatakan perasaanku?

“Mihyun-a! Ayo kita ke kantin, mumpung dosennya belum datang!”

Aku menoleh ke arah Hadon yang menarik-narik lengan bajuku dan aku pun memamerkan senyum.

“Ayo! Aku juga sudah lapar! Kau mau makan apa?”

Aku, sembari mengekori Hadon, berjalan keluar pintu kelas. Aku terlalu fokus pada langkahku sehingga aku baru menyadari tangan lebarnya tengah menggandeng tanganku. Hadon memamerkan senyumnya seraya mempererat genggamannya pada tanganku.

Memang kalau dibandingkan kau, kau jauh lebih tampan tetapi Hadon adalah seorang pemberani.

Yah, semua orang sekarang tampak jauh lebih baik daripadamu. Bahkan, aku yang memiliki low self-esteem, berpendapat kalau aku jauh lebih baik darimu. I might be a scaredy-cat but I am not a coward. Setidaknya aku sudah pernah dengan berani mengungkapkan perasaanku padamu sementara kau hanya terus menutupinya.

Iklan

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s