The Oppa Next Door

Title : The Oppa Next Door

Genre : AU, fail Fluff

Rating : G

Length : Ficlet

Starring
Eric Nam as Eric Nam

OC as Wendy Huang You

Namanya adalah Eric Nam. Ia baru pindahan dua hari lalu. Rumah kami berdekatan, hanya terpisah oleh garasi rumah masing-masing.

Kalau kulihat-lihat sih sepertinya ia mempunyai darah Korea dalam dirinya. Kedua matanya yang sipit cukup membuat gemas. Baru saja kemarin aku datang ke rumahnya untuk menyapa dan ternyata keadaan rumahnya masih cukup berantakan.

“Halo! Apa kau butuh bantuan untuk membereskan barang-barang pindahanmu?”

“Ah, tidak perlu, terima kasih… err maaf, namamu siapa?”

“Lovely (lucu)” begitu saja kulontarkan isi pikiranku. Tetapi toh tidak sia-sia, aku melihat wajahnya bersemu.

“E-eh? Maaf? Apa aku baru saja mendengar bahwa namamu itu lovely?”

“Haha bukan,maafkan aku. Namaku Wendy dan aku pikir kau lovely.”

“Ah ya, terima kasih, namaku Eric, Eric Nam.” Ia mengulurkan tangan kanannya, menawarkan untuk berjabat tangan.

Tanpa ragu aku sambut tawarannya itu, kujabat tangannya cukup kuat karena aku adalah orang yang tidak suka menyia-nyiakan kesempatan.

Aku mengintip dari celah jendela ruang tamuku. Sudah sejak kemarin aku bertingkah seperti ini hanya untuk mencuri pandang Eric yang baru kuketahui kemarin bahwa ia rutin melakukan senam pagi di pekarangan rumah.

Aku tidak bodoh, aku tahu beberapa kali mata kami bertemu tetapi tetap saja aku masih nekad memperhatikannya, toh yang perlu kulakukan hanya tersenyum kalau-kalau mata kami bertemu lagi -seolah aku tengah menyapanya.


Sebenarnya aku malas bergerak dari sofa namun anggota keluargaku yang lain juga sama malasnya sepertiku sehingga aku, sebagai anggota keluarga paling muda, mau tak mau beranjak untuk membuka pintu bagi siapapun yang baru saja memencet bel.

Ketika pintu telah kubuka, refleks kedua mataku membulat melihat siapa gerangan yang berada di balik pintu.

“Halo”

“Halo Eric. Ada yang bisa aku bantu?”

“Ah tidak, aku hanya… Tadi pagi aku melihatmu sedang melihat ke arahku dari jendela, ada apa?”

Sial.

Aku tidak bisa melihat wajahku sendiri saat ini tetapi aku jamin wajahku merah padam seperti kepiting rebus.

“Ah itu… Err… Aku hanya ingin melihat senam jenis apa yang kau lakukan hehe maaf apabila itu mengganggumu.”

Kulihat senyuman terulas di wajahnya, menambah kesan lembut pada wajah rupawannya. Aku hanya bisa berdiri di ambang pintu, menahan rasa malu, sambil berharap tidak ada anggota keluargaku yang menghampiri.

“Oh ternyata begitu, kupikir kau memang sengaja memperhatikanku,”

Ya memang seperti itu ‘sih kejadian sebenarnya.

“Sayang sekali ya,”

Eh?

“Kurasa memang terlalu cepat hahaha. Bagaimana kalau kapan-kapan kita makan malam bersama?”

Aku tidak sedang bermimpi kan?

“Sekalian mungkin kau bisa membantuku untuk membereskan kamarku.”

Aku tidak buta. Baru saja aku melihatnya mengedipkan sebelah matanya!

“Wendy? Siapa itu? Tamu ‘kah?” Kudengar ayahku memanggil dari dalam rumah namun jangankan menggubris, menggerakan tubuh saja aku tidak bisa.

“Sudah ya, sampai ketemu malam ini, Wendy” ia terkekeh pelan seraya berjalan meninggalkan pekarangan rumahku

“D-dadah,” ujarku lemas sambil melambai sebelum jatuh terduduk di atas lantai.

author’s note:
Err sumpah ini ga jelas banget haha
Sebenernya bikin maksa gitu, secara Eric oppa ga cocok sama
imej begini

Iklan

2 tanggapan untuk “The Oppa Next Door

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s