Love Song

Love Song

Title : Love Song

Genre : AU, Romance

Rating : G

Length : Ficlet

Starring

SEVENTEEN Seungkwan as Boo Seungkwan

OC as Kim Haewon

.

.

.

Seungkwan berdiri terpaku. Buket bunga yang berjam-jam lamanya ia rangkai terhempaskan ke permukaan tanah tepat di hadapannya. Kelopak-kelopak yang indah berserakan di sekitar kakinya yang terlapisi oleh sepasang sepatu kulit.

Si pelaku yang telah melakukan hal kejam itu meremas gaun berwarna biru gelap yang menutupi tubuhnya. Kedua bahunya turun-naik, ia tengah mengontrol emosinya sendiri.

Tidak ada satupun di antara mereka yang mengeluarkan suara. Satu-satunya suara yang terdengar adalah lantunan musik yang diputar di aula sekolah. Pintu aula yang terbuka lebar menyebabkan suara lembut nan menghanyutkan itu menyebar ke luar.

“Haewon-ah, mengapa?” Kini sebuah suara bergetar keluar dari mulut Seungkwan, kedua matanya masih menatap buket bunga yang berserakan di bawah tempat ia memijakkan kakinya.

Ketika laki-laki itu membungkuk untuk mengambil buket bunga yang sudah tak berupa, sang gadis berlari meninggalkan. Seungkwan dengan cepat kembali ke posisi semula dengan kedua mata yang kini melebar. Kedua bola matanya yang berwarna coklat gelap tertuju ke arah si gadis pergi. Belum sempat sel otaknya memberi perintah bagi kakinya untuk bergerak, kedua kaki panjang itu sudah berlari melewati pagar gerbang sekolah.

“Haewon-ah! Tunggu! Kau mau kemana?” Ditariknya lengan Kim Haewon dengan cepat sebelum gadis itu berlari semakin jauh dari jangkauannya.

“Haewon-ah…”

Kim Haewon memutar tubuhnya, kini ia berhadapan dengan Boo Seungkwan. Dengan liar gadis itu menggerak-gerakkan tangannya yang bebas dari genggaman Seungkwan. Air mata mulai menetes dari kedua matanya seraya ia menghentak-hentakkan kakinya, membuat suara yang cukup gaduh karena hak sepatu tinggi yang ia kenakan.

“Sudah aku bilang ‘kan? Aku tidak bisa membalas perasaanmu! Aku tidak sepadan denganmu!”

Seungkwan merasa jantungnya seperti dihunus oleh ribuan anak panah ketika ia menangkap isyarat tangan Haewon. Hatinya teramat sakit. Ia tidak peduli bahwa Haewon adalah seorang tunawicara. Ia tidak pernah menganggap hal itu sebagai dinding di antara keduanya. Walaupun ia harus menghabiskan seharian dalam diam, asalkan bersama Haewon, itu sudah cukup.

“Kau bodoh…” Seungkwan menarik tubuh Haewon ke dalam pelukannya. Dipeluknya gadis berambut hitam itu dengan hati-hati seakan gadis itu adalah sebuah vas keramik yang mudah pecah. Tetesan air mata Haewon yang mendarat di bahunya terasa hangat.

“Aku tidak peduli akan kekuranganmu, Haewon. Bukankah kau sudah mendengar lagu yang kubuatkan untukmu?”

 

You’re a Cosmos that bloomed in a storm of passion;

lock away your violence in your tears.

Blown by the wind, struck by the rain,

you’re the one who blooms beautifully and fleetingly.

We love too much, yet we can’t speak these feelings to anyone.

They have already made us fall silent.

When you say you’re sorry, you seem to disappear.

I held you so you wouldn’t fade to nothing.

I’m not asking for you

to completely fill my loneliness.

I can’t let you go, I don’t want to let you go,

Even though I tell you I love you over and over,

why do you smile so miserably? Yeah,

unquestionably bound together,

we are not sinners.

Whenever I touch this pale-colored Cosmos,

it becomes something vivid.

We love too much, yet we can’t speak these feelings to anyone.

They have already made us fall silent.

When you say you’re sorry, you seem to disappear.

I held you so you wouldn’t fade to nothing.

Even though I tell you I love you over and over,

why do you smile so miserably? Yeah,

unquestionably bound together,

we are not sinners.

We are not sinners!

inspired by Sandaime J Soul Brother’s C.O.S.M.O.S

Iklan

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s