Farewell Night

Farewell Night

Title : Farewell Night

Length : Songfic

Genre : AU, Romance

Rating : PG

Main Casts

EXILE Shokichi as Yagi Shokichi

OC as Shinichi Ayako

今日は雨が降った…
言葉足らずだった

HAPPY BIRTHDAY SHOKICHI-SAN!!”

Ruangan mendadak kembali hidup padahal beberapa saat lalu seperti tidak ada kehidupan di dalam sana. Ternyata semuanya memang sudah direncanakan oleh Tasaki Takahiro, sang kaki tangan Hiro-san. Yagi Shokichi, pria yang kini sudah resmi berkepala tiga hanya berdiri di ambang pintu sambil mengusap-usap tengkuknya. Sepatah katapun tidak keluar dari mulutnya karena ia tidak tahu harus berkata apa.

Setiap tahun para rekan kerjanya selalu memberikan birthday surprise seperti ini namun Shokichi sama sekali tidak menjadi kebal terhadap hal yang bukan lagi baru ini. Siapapun dapat melihat kedua matanya berkaca-kaca.

“Ayo kita rayakan sampai pagi datang!”

たわいないことを伝え

“… Kawan-kawan, maafkan aku. Kali ini aku tidak bisa.”

Tanggapan, atau lebih tepatnya penolakan, dari Shokichi membuat semua orang yang berada di dalam ruangan terkaget-kaget. Mereka semua tahu bahwa seorang Yagi Shokichi bukanlah orang yang gemar menolak ajakan orang lain.

Semuanya menjadi lebih kaget ketika si birthday man membungkuk 90 derajat, menunjukkan permohonan maaf, dan secara tegas menandakan bahwa ia dengan serius menolak ajakan para rekan kerja yang ia sudah anggap sebagai keluarganya sendiri.

答え探すことが 今はふたりも

Di sisi lain kota Tokyo ketika Shokichi sedang dalam perjalanan menuju ke stasiun MRT, seorang perempuan duduk termangu di meja makan. Helaan napas ia hembuskan kesekian kalinya ketika pintu apartment tempatnya tinggal tak juga kunjung terbuka.

簡単じゃないと 気付いてしまった

Mungkin ia lupa. Mungkin sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ia merayakannya bersama rekan-rekan kerjanya.

Tanpa membuang-buang waktu lagi, perempuan itu bangkit berdiri seraya membiarkan helaan napasnya terhembus melalui mulut menuju ke arah dua batang lilin putih yang menghiasi masing-masing kedua sisi meja makan berbentuk persegi panjang yang tengah mengangkut beban berupa berbagai macam makanan.

さよならを告げてから気付く
もう二度と会えないことを

Cahaya-cahaya yang dihasilkan oleh gedung-gedung di kota Tokyo selalu berhasil membuat pemandangan malam terasa indah dan membawa sedikit hawa romantis. Perempuan itu memeluk tubuhnya sendiri, betapa ia berhadap pria yang dicintainya ada di sini bersamanya, merayakan ulang tahun pria itu sekaligus merayakan malam perpisahan bagi keduanya.

この距離さえ 越えてゆける
そう信じてたかった…

Shinichi Ayako sudah membicarakan hal yang selalu menganggunya itu dengan orang yang bersangkutan. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa keduanya sangat berdedikasi terhadap pekerjaan masing-masing. Sebagai seorang CEO sebuah perusahaan besar, Ayako tidak bisa menolak perintah atasan yang mengharuskannya untuk pindah ke cabang perusahaan yang berada di London. Pada pukul 8 nanti ia harus sudah berada di airport.

Cklek!

Ayako menoleh ke arah pintu, lampu dalam ruangan yang masih menyala membuatnya dapat dengan mudah mengetahui siapa sosok yang kini berjalan menghampirinya itu.

全てをかけてあなたを愛し

Tanjobi omodeto, Shokichi.”

時にぶつかったりもして

Domo, Ayako. Maafkan aku terlambat.” Napas Shokichi terengah-engah menandakan ia telah berjalan cepat, atau mungkin berlari, dari stasiun MRT sampai ke tempat ini. Atau bahkan yang lebih tak terbayangkan, ia tidak menggunakan lift untuk sampai ke tempat kini ia berdiri. Terkadang menunggu lift untuk sampai ke lobby itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

今はそれすら 意味を持たない
永遠を誓った二人…

Memikirkan segala kemungkinan itu, Ayako tak dapat menghentikan air mata yang kini sudah membanjiri pipinya. Tak peduli usia, kaum Hawa tetaplah kaum Hawa, bersifat lembut dan sangat mudah tersentuh.

時が経っていった 忘れたつもりでいた
時間が戻ったように…

Sebagai seorang pria, ia tidak terlalu mempercayai instingnya namun ia secara refleks menggerakan kedua lengannya dan memeluk perempuan yang berdiri di hadapannya sambil menangis. Ia tidak pernah tega melihat seorang perempuan menangis, khususnya perempuan yang selalu memenuhi benaknya selama 4 tahun belakangan ini.

思い出が二人には 綺麗すぎるから
離れたことだけ 運命のせいにしよう…

“Hey… Berhentilah menangis, oke? Aku tidak ingin melihatmu seperti ini.” Kedua tangannya memeluk Ayako semakin kuat.

ふと目を閉じた瞬間に 急に涙が溢れ出す
もっと近くに いれたのなら
すれ違いはなかった…?

Tanpa ia sadari, suaranya sendiri tercekat. Pelupuk matanya yang basah menyadarkannya bahwa ia sendiri juga tengah menangis.

Ia memang berbeda dengan pria kebanyakan, ia sangat mudah tersentuh dan tentu saja itu membuatnya juga mudah menitikan air mata. Tetapi kali ini lain. Ia belum pernah merasakan rasa pedih seperti ini ketika menitikkan air mata. Dadanya seolah sesak dan ia pun mulai bertanya-tanya mengapa.

Kilasan demi kilasan waktu yang selama ini ia habiskan bersama dengan Ayako lalu-lalang di benaknya dan itu membuatnya sadar bahwa kenangan-kenangan itulah yang menyebabkan rasa pedih.

今もずっと心は近くに 寄り添い歩く愛しい人
全て否定しては 悲しすぎる
愛し合っていたから…

“Apa kau lapar?” Suara Ayako terdengar serak.

Shokichi menggeleng pelan, “tidak, aku tidak lapar. Maafkan aku.” Ia melepaskan pelukannya dan kini kedua tangannya menjamah kedua sisi wajah Ayako.

“Aku tahu kau sudah bekerja keras membuat hidangan malam kali ini.. Tapi, aku sudah memutuskan bahwa ada hal yang lebih penting daripada menyantap hidangan-hidangan lezat itu.”

始まりを知った二人には
終わりを受け入れられない

Entah sejak kapan, secara perlahan, jarak antara keduanya semakin dekat. Kedua mata Ayako yang semula menatap dalam mata Shokichi mulai terpejam. Seolah mendapatkan rambu hijau, bibir tipis Shokichi melaju dan kemudian menabrakannya secara perlahan pada bibir kemerahan milik perempuan yang tengah memejamkan mata.

離れるなんて夢にも見ない
幸せな日はどこへ…

Kedua lengan kekar si performer idol group termama itu memeluk pinggang gadisnya dengan erat, membuat jarak antara keduanya semakin berkurang.

Tanpa udara manusia tak dapat hidup. Ia berpegangan pada Ayako layaknya gadis itu adalah udara.

もう一度戻れるとしたら
君と出会う前のあの日に
誰かが何を 言うわけでもなく
君に心奪われた日に…

Keduanya sama-sama berharap waktu berhenti berputar.

Tidak ada satupun diantara keduanya yang melepaskan diri dari satu sama lain walaupun mereka tahu kelak ketika mereka bertemu kembali mereka akan mengulang semuanya dan dengan sendirinya memori-memori baru akan terbentuk…

君に恋したあの日に…

Mereka tahu kelak ketika mereka bertemu kembali mereka akan kembali menjadi satu.

Iklan

Psst! I Know You Read This

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s